POSKOTASUMATERA, MEDAN - Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution melepas keberangkatkan 1,854 calon jamaah haji (calhaj) asal Kota Medan di Hotel Emerald Garden, Rabu (10/8). Pelepasan keberangkatan ini ditandai dengan penepungtawaran sekaligus memberikan ucapan selamat kepada seluruh calhaj, termasuk Sekda Kota Medan, Ir Syaiful Bahri bersama Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Medan, Ilhamsyah bersama istri Ratna Sitepu yang juga anggota DPRD Medan.
Pelepasan keberangkatan ini berlangsung dengan penuh khidmad. Seluruh calhaj hadir untuk mengikuti acara tersebut.Selain fokus untuk melaksanakan seluruh rukun haji, Akhyar juga berpesan agar seluruh calhaj untukterus menjaga kekompakan antar calhaj, khususnya antar calhaj Kota Medan dan saling membantu.
Selain itu pesan Akhyar lagi, para calhaj juga harus selalu menjaga nama baik dan marbat bangsa, sebab pada saat melaksanakan ibadah haji nanti akan bergabung dengan jamaah dari negara lain di seluruh dunia. Oleh karenanya para calhaj nantinya diingatkan untuk selalu menghormati tradisi yang dimiliki bangsa lain.
"Saya berharap keberangkatan para calon calhaj dari Kota Medan ini, selain fokus melaksanaan berbagai rukun haji, juga diharapkan mampu bertindak sebagai duta – duta bangsa maupun duta- duta daerah yang berbaur dengan berbagai suku bangsa dari seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu pelihara dan jagalah martabat dan kebersamaan serta hormati tradisi yang dimiliki bangsa lain,” Akhyar
Mantan anggota DPRD Medan ini selanjutnya mengungkapkan, keberangkatan para calhaj ini merupakan awal dari rangkaian perjalanan ibadah haji dengan niat mengharap ridho Allah SWT. Di samping itu keberangkatan ini juga harus didasarkan pada hati yang ikhlas dan gembira, sehingga tidak ada beban sedikit pun dalam melaksanakan haji.
Kemudian Akhyar mengingatkan lagi, ibadah haji yang dilaksanakan ini hendaknya bermuara pada perubahan perilaku, tidak hanya menjadi lebih baik bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain. Artinya para calhaj itu hendaknya dapat memahami hakikat dari ibadah haji itu yakni ibadah secara total, bukan hanya ibadah yang melibatkan fisik semata melainkan ibadah batin juga.
Di kesempatan itu Akhyar menyampaikan permohonan maaf, sebab Pemko Medan tidak dapat lagi memfasilitasi atau memberikan pelayanan makan dan minum jemaah haji asal Kota Medan selama berada di Mekkah, sebagaimana yang kita lakukan pada tahun sebelumnya.
"Pemerintah pusat (Kementrian Agama) telah menganggarkan makan dan minum bagi para jemaah haji di Mekkah sebanyak 24 kali yakni siang dan malam atau 12 hari. Untuk itu para jamaah haji tidak perlu khawatir tentang pelayanan makan dan minum selama menunaikan ibadah haji, semoga kedepannya pelayanana haji kita semakin baik”, katanya.
Tak lupa Akhyar juga berpesan agar para calhaj, selama berada di Tanah Suci untuk terus menjaga kesehatan, mengingat suhu udara di sana cukup berbeda dengan di Tanah Air. Untuk itu diharapkan kepada para calhaj agar selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para medis yang bertugas, apabila ada sesuatu hal yang dirasa mengganggu kesehatan.
“Saya berharap calhaj Kota Medan, dapat menjalankan ibadah haji dengan baik dan kembali ke Tanah Air dengan kondisi sehat. Selain itu senantiasa mendoakan Kota Medan ini semoga kemakmuran dan kesjahteraan rakyat terus meningkat. Artinya dengan doa khusus para calhaj nanti, insya Allah kita mampu mewujudkan Kota Medan menjadi lebih aman, nyaman, sejahtera dan religius pada masa mendatang”, harapnya.(bud)
Pelepasan keberangkatan ini berlangsung dengan penuh khidmad. Seluruh calhaj hadir untuk mengikuti acara tersebut.Selain fokus untuk melaksanakan seluruh rukun haji, Akhyar juga berpesan agar seluruh calhaj untukterus menjaga kekompakan antar calhaj, khususnya antar calhaj Kota Medan dan saling membantu.
Selain itu pesan Akhyar lagi, para calhaj juga harus selalu menjaga nama baik dan marbat bangsa, sebab pada saat melaksanakan ibadah haji nanti akan bergabung dengan jamaah dari negara lain di seluruh dunia. Oleh karenanya para calhaj nantinya diingatkan untuk selalu menghormati tradisi yang dimiliki bangsa lain.
"Saya berharap keberangkatan para calon calhaj dari Kota Medan ini, selain fokus melaksanaan berbagai rukun haji, juga diharapkan mampu bertindak sebagai duta – duta bangsa maupun duta- duta daerah yang berbaur dengan berbagai suku bangsa dari seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu pelihara dan jagalah martabat dan kebersamaan serta hormati tradisi yang dimiliki bangsa lain,” Akhyar
Mantan anggota DPRD Medan ini selanjutnya mengungkapkan, keberangkatan para calhaj ini merupakan awal dari rangkaian perjalanan ibadah haji dengan niat mengharap ridho Allah SWT. Di samping itu keberangkatan ini juga harus didasarkan pada hati yang ikhlas dan gembira, sehingga tidak ada beban sedikit pun dalam melaksanakan haji.
Kemudian Akhyar mengingatkan lagi, ibadah haji yang dilaksanakan ini hendaknya bermuara pada perubahan perilaku, tidak hanya menjadi lebih baik bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain. Artinya para calhaj itu hendaknya dapat memahami hakikat dari ibadah haji itu yakni ibadah secara total, bukan hanya ibadah yang melibatkan fisik semata melainkan ibadah batin juga.
Di kesempatan itu Akhyar menyampaikan permohonan maaf, sebab Pemko Medan tidak dapat lagi memfasilitasi atau memberikan pelayanan makan dan minum jemaah haji asal Kota Medan selama berada di Mekkah, sebagaimana yang kita lakukan pada tahun sebelumnya.
"Pemerintah pusat (Kementrian Agama) telah menganggarkan makan dan minum bagi para jemaah haji di Mekkah sebanyak 24 kali yakni siang dan malam atau 12 hari. Untuk itu para jamaah haji tidak perlu khawatir tentang pelayanan makan dan minum selama menunaikan ibadah haji, semoga kedepannya pelayanana haji kita semakin baik”, katanya.
Tak lupa Akhyar juga berpesan agar para calhaj, selama berada di Tanah Suci untuk terus menjaga kesehatan, mengingat suhu udara di sana cukup berbeda dengan di Tanah Air. Untuk itu diharapkan kepada para calhaj agar selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para medis yang bertugas, apabila ada sesuatu hal yang dirasa mengganggu kesehatan.
“Saya berharap calhaj Kota Medan, dapat menjalankan ibadah haji dengan baik dan kembali ke Tanah Air dengan kondisi sehat. Selain itu senantiasa mendoakan Kota Medan ini semoga kemakmuran dan kesjahteraan rakyat terus meningkat. Artinya dengan doa khusus para calhaj nanti, insya Allah kita mampu mewujudkan Kota Medan menjadi lebih aman, nyaman, sejahtera dan religius pada masa mendatang”, harapnya.(bud)