Orang Tua Pelaku Bom Gereja Minta Maaf

/ Kamis, 01 September 2016 / 18.31.00 WIB
POSKOTASUMATERA,MEDAN- Makmur Hasugian (65) dan Arista Purba (54), orang tua tersangka teror bom gereja IAH (17) meminta maaf kepada umat kristiani, khususnya umat Katolik dan jemaat Gereja Santo Yosep.

Hal tersebut disampaikan keduanya sat menggelar pertemuan dengan awak media di Kantor peradi Medan, Jalan  Sei Rokan,Medan, Kamis (01/09/2016).

Dalam penyampaian maaf tersebut, kedua orang tua pelaku tak kuasa menahan tangis .

"Kami selaku orang tua IAH meminta maaf kepada seluruh umat kristiani, khususnya umat Katolik dan jemaat Gereja Santo Yosep atas kejadian ini. Ini kesalahan saya tidak mampu mengawasi anak kami yang masih 17 tahun. Kami tidak ada keinginan untuk merusak keharmonisan antar umat beragama di Medan," kata Arista Purba.

Hal senada disampaikan oleh Makmur Hasugian. Menurutnya mereka sama sekali tidak menyangka anak bungsu mereka tersebut akan melakukan aksi teror di gereja tersebut. Apalagi selama ini menurutnya, sang anak tidak pernah menunjukkan sikap yang aneh seputar kegiatannya diluar.

"Yang saya tau dia taat beribadah, sholat. Tapi pagi itu, saya masih tidur ketika dia keluar rumah. Katanya mau membetuli resleting tas dan mendownload game untuk keponakannya. Kami minta maaf tidak bisa mengawasi dia setiap saat," ujarnya.

Menjelang siang tadi kedua orang tua IAH mendatangi kantor Peradi Medan. Didampingi ketua Pusat Bantuan Hukum DPC Peradi Medan Rizal Sihombing, keduanya memberikan keterangan mengenai kasus yang terjadi. PBH Peradi Medan secara resmi dihunjuk menjadi kuasa hukum untuk mendampingi tersangka dalam menjalani proses hukum.(red)

Related Posts:

Komentar Anda

:)
:(
=(
^_^
:D
=D
|o|
@@,
;)
:-bd
:-d
:p