POSKOTASUMATERA, MEDAN- Suasana haru mengiring pemberangkatan Camat Medan Polonia, Aidal Fitrah, ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Pemberangkatan Almarhum, dilepas Walikota Medan Dzulmi Eldin, dari rumah duka,Jalan Bajak II, Komplek Perumahan Marendal, Kelurhan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Kamis (3/10).
Pemberngkatan jenazah ini diringi isak tangis dan suasana duka yang dalam oleh seribuan pelayat yang hadir bertakjiah dirumah duka terdiri dari, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution, para anggota DPRD Medan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan, para pimpinan SKPD , para Camat, Lurah jajaran Pemko Medan, sanak famili, handai tolan serta jiran tetangga laiinya.
Almarhum yang tutup usia 48 tahun ini, merupakan alumni Institut Ilmu Pemerintahan, meninggal pada, Rabu (2/11) di salah satu Rumah Sakit di Kota Medan, dengan meninggalkan seorang istri, Linda Megawati, dan seorang anak, Putri Adelia.
Almarhum mengawali karir sabagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 1990 di Pemerintah Kota Medan, berbagai jabatan struktural telah jabatnya di jajaran Pemerintah Kota Medan dan terakhir beliau menjabat sebagai Camat Medan Polonia. Dari rumah duka jenazah diberangkatakan ke tempat peristrahatan terakhit di pekuburan Muslim Jalan SM Raja Kelurahan Timbang Deli.
Walikota Medan Dzulmi Eldin dalam takziahnya, mengatakan atas nama pemerintah Kota Medan megucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamya atas meniggalnya salah seorang pamong di Pemko Medan, beliau merupaklan pamong yang telah menunjukkan dedikasinya dengan baik, dia juga banyak memberikan informasi tentang hasil kerja serta laporan tentang hambatan didalam menjlankan pembangunan di wilayahnya. Hari Pemerintah Kota Medan mertasa kehilangan seorang pamong yang memimilki dedikasi.
“Saya melihat dengan kondisi kurang fit namun beliau melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pamong, inilah jiwa kepamonmgan yang dimilkinya, Saya sangat berduka yang sedalamnya semoga semua amal dan ibadah beliau diterima Alllah SWT, dan kepada keluarga yang ditinggalkan kiranya dapat tabah menghadapi cobaan ini,“ ujar Edlin degan terbatah-batah meneteskan air mata.(PS/ril)
Pemberngkatan jenazah ini diringi isak tangis dan suasana duka yang dalam oleh seribuan pelayat yang hadir bertakjiah dirumah duka terdiri dari, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution, para anggota DPRD Medan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan, para pimpinan SKPD , para Camat, Lurah jajaran Pemko Medan, sanak famili, handai tolan serta jiran tetangga laiinya.
Almarhum yang tutup usia 48 tahun ini, merupakan alumni Institut Ilmu Pemerintahan, meninggal pada, Rabu (2/11) di salah satu Rumah Sakit di Kota Medan, dengan meninggalkan seorang istri, Linda Megawati, dan seorang anak, Putri Adelia.
Almarhum mengawali karir sabagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 1990 di Pemerintah Kota Medan, berbagai jabatan struktural telah jabatnya di jajaran Pemerintah Kota Medan dan terakhir beliau menjabat sebagai Camat Medan Polonia. Dari rumah duka jenazah diberangkatakan ke tempat peristrahatan terakhit di pekuburan Muslim Jalan SM Raja Kelurahan Timbang Deli.
Walikota Medan Dzulmi Eldin dalam takziahnya, mengatakan atas nama pemerintah Kota Medan megucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamya atas meniggalnya salah seorang pamong di Pemko Medan, beliau merupaklan pamong yang telah menunjukkan dedikasinya dengan baik, dia juga banyak memberikan informasi tentang hasil kerja serta laporan tentang hambatan didalam menjlankan pembangunan di wilayahnya. Hari Pemerintah Kota Medan mertasa kehilangan seorang pamong yang memimilki dedikasi.
“Saya melihat dengan kondisi kurang fit namun beliau melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pamong, inilah jiwa kepamonmgan yang dimilkinya, Saya sangat berduka yang sedalamnya semoga semua amal dan ibadah beliau diterima Alllah SWT, dan kepada keluarga yang ditinggalkan kiranya dapat tabah menghadapi cobaan ini,“ ujar Edlin degan terbatah-batah meneteskan air mata.(PS/ril)