TINJAU: Wakil Walikota Ir. H. Akhyar Nasution M.Si didampingi Ketua Karang Taruna Medan M. Akhirudin Nasution, Camat Medan Belawan Ahmad SP tinjau reklamasi tahap II Terminal Peti Kemas Pelindo I Belawan. POSKOTA/RED
POSKOTASUMATERA.COM-BELAWAN-PT
Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Belawan diminta untuk menuntaskan aspek social atas
proyek reklamasi pembangunan Terminal Peti Kemas (TPK) di pantai Belawan.
“Secara
teknis akan mudah menyelesaikan pembangunan proyek, namun dalam aspek dampak social
harus dicarikan solusi penyelesaiannya,” kata Wakil Walikota Medan Ir.H. Akhyar
Nasution MSi, Senin (7/11) sore saat meninjau proyek reklamasi tahap II
pembangunan Terminal Peti Kemas yang dikerjakan PT Prima Terminal Peti Kemas
anak perusahaan PT Pelindo I Belawan.
Akhyar
Nasution meyakini secara teknis pembangunan Terminal Peti Kemas akan selesai
dengan baik dan aspek social yang ditimbulkan yang diselesaikan akan membawa kebaikan
bersama. “Jika aspek teknis dan aspek sosialnya selesai akan membawa kebaikan
kesemua pihak,” kata mantan anggota DPRD Medan ini.
Dalam
peninjauan pulau reklamasi tahap II ini, Akhyar Nasution didampingi Ketua
Karang Taruna Medan M. Akhirudin Nasution, Camat Medan Belawan Ahmad SP,
Danramil Medan Belawan, manajemen PT Pelindo dan tokoh masyarakat Medan Belawan
diantaranya H Irfan Hamidi dan Badlun Al Kholidi.
Dalam
paparannya, Manager PT Prima Terminal Peti Kemas, Tarmizi menyampaikan,
pembangunan area Terminal Peti Kemas dengan panjang 400 Meter dan lebar 400
Meter yang total luasnya 16 hektar persegi dengan target penyelesaian reklamasi
Desember 2017 ini.
“Pekerjaan
ini kami mulai pada Bulan Maret 2017 dan direncanakan lahan reklamasi tahap II
ini diselesaikan Desember 2017 sedangkan sarana dan prasarananya akan
dilanjutkan pada tahun 2018 mendatang,” katanya.
Pria
berjanggut ini memaparkan master plan rencana pembangunan Terminal Peti Kemas
dihadapan Wakil Walikota Medan dan para peninjau lain dengan menjelaskan, aspek
dan dampak sosialnya kepada masyarakat merupakan skala prioritas mereka
menyelesaikannya.
“Dampak
sosialnya merupakan skala prioritas kami dan PT Pelindo I Belawan
menyelesaikannya kepada masyarakat dengan juga turut membantu pembuatan alur
dan pengerukan pendalaman alur lintas nelayan,” kata Tarmizi.
Dia
menjabarkan, alur nelayan dan kapal yang melintasi area Pantai Belawan telah
dikeruk dan akan dipasang rambu dengan bekerjasama Divisi Navigasi Kementerian
Perhubungan. “Kami telah berkoordinasi dengan Navigasi Kemenhub untuk
pemasangan rambu lalu lintas laut melintasi alur yang telah kami kerjakan,”
katanya.
Sementara,
Ketua Karang Taruna Medan M.Akhirudin Nasution mengharapkan, semua lapisan
masyarakat baik nelayan, pelaku usaha kelautan dan masyarakat yang terdampak
reklamasi dapat berpikiran dapat selalu berkoordinasi secara teknis dengan PT
Pelindo I Belawan agar mendapatkan data yang akurat dan tak terprovokasi dengan
hal-hal yang merugikan semua pihak.
“Setiap
perkembangan tentu ada ekses dan dampaknya, Cuma yang saya nilai dalam proyek
ini manfaat untuk Negara dan rakyat akan lebih banyak. Maka selalu lah
berkoordinasi dengan tim teknis PT Pelindo I Belawan maupun PT Prima Terminal
Peti Kemas agar mendapatkan data yang akurat,” harapnya.
Ketua
Karang Taruna Medan yang akrab disapa Ragil ini menyakini, dampak baik akan
timbul dengan pembangunan Terminal Peti Kemas ini yang dikalkulasikan dengan
kesempatan kerja, pemasukan Pendapatan Asli Daerah Kota Medan serta sumber
lainnnya.
Sementara
Camat Medan Belawan Ahmad SP memaparkan, untuk retribusi yang dibayar PT
Pelindo I Belawan ke Pemko Medan dari sector Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) saja
mencapai 25 miliar.
Dijelaskannya,
retribusi dalam pekerjaan reklamasi mencapai 3 miliar lebih serta diperkirakan
pada tahun 2018 lahan reklamasi akan menyumbang PBB yang tak sedikit ke kas
Pemko Medan. (PS/IRFANDI)