PT Pelindo I Belawan Diminta Tuntaskan Masalah Sosial di Proyek Reklamasi TPK

/ Rabu, 08 November 2017 / 04.27.00 WIB

TINJAU: Wakil Walikota Ir. H. Akhyar Nasution M.Si didampingi Ketua Karang Taruna Medan M. Akhirudin Nasution, Camat Medan Belawan Ahmad SP tinjau reklamasi tahap II Terminal Peti Kemas Pelindo I Belawan. POSKOTA/RED

POSKOTASUMATERA.COM-BELAWAN-PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Belawan diminta untuk menuntaskan aspek social atas proyek reklamasi pembangunan Terminal Peti Kemas (TPK) di pantai Belawan.

“Secara teknis akan mudah menyelesaikan pembangunan proyek, namun dalam aspek dampak social harus dicarikan solusi penyelesaiannya,” kata Wakil Walikota Medan Ir.H. Akhyar Nasution MSi, Senin (7/11) sore saat meninjau proyek reklamasi tahap II pembangunan Terminal Peti Kemas yang dikerjakan PT Prima Terminal Peti Kemas anak perusahaan PT Pelindo I Belawan.

Akhyar Nasution meyakini secara teknis pembangunan Terminal Peti Kemas akan selesai dengan baik dan aspek social yang ditimbulkan yang diselesaikan akan membawa kebaikan bersama. “Jika aspek teknis dan aspek sosialnya selesai akan membawa kebaikan kesemua pihak,” kata mantan anggota DPRD Medan ini.


Dalam peninjauan pulau reklamasi tahap II ini, Akhyar Nasution didampingi Ketua Karang Taruna Medan M. Akhirudin Nasution, Camat Medan Belawan Ahmad SP, Danramil Medan Belawan, manajemen PT Pelindo dan tokoh masyarakat Medan Belawan diantaranya H Irfan Hamidi dan Badlun Al Kholidi.

Dalam paparannya, Manager PT Prima Terminal Peti Kemas, Tarmizi menyampaikan, pembangunan area Terminal Peti Kemas dengan panjang 400 Meter dan lebar 400 Meter yang total luasnya 16 hektar persegi dengan target penyelesaian reklamasi Desember 2017 ini.

“Pekerjaan ini kami mulai pada Bulan Maret 2017 dan direncanakan lahan reklamasi tahap II ini diselesaikan Desember 2017 sedangkan sarana dan prasarananya akan dilanjutkan pada tahun 2018 mendatang,” katanya.


Pria berjanggut ini memaparkan master plan rencana pembangunan Terminal Peti Kemas dihadapan Wakil Walikota Medan dan para peninjau lain dengan menjelaskan, aspek dan dampak sosialnya kepada masyarakat merupakan skala prioritas mereka menyelesaikannya.

“Dampak sosialnya merupakan skala prioritas kami dan PT Pelindo I Belawan menyelesaikannya kepada masyarakat dengan juga turut membantu pembuatan alur dan pengerukan pendalaman alur lintas nelayan,” kata Tarmizi.

Dia menjabarkan, alur nelayan dan kapal yang melintasi area Pantai Belawan telah dikeruk dan akan dipasang rambu dengan bekerjasama Divisi Navigasi Kementerian Perhubungan. “Kami telah berkoordinasi dengan Navigasi Kemenhub untuk pemasangan rambu lalu lintas laut melintasi alur yang telah kami kerjakan,” katanya.


Sementara, Ketua Karang Taruna Medan M.Akhirudin Nasution mengharapkan, semua lapisan masyarakat baik nelayan, pelaku usaha kelautan dan masyarakat yang terdampak reklamasi dapat berpikiran dapat selalu berkoordinasi secara teknis dengan PT Pelindo I Belawan agar mendapatkan data yang akurat dan tak terprovokasi dengan hal-hal yang merugikan semua pihak.

“Setiap perkembangan tentu ada ekses dan dampaknya, Cuma yang saya nilai dalam proyek ini manfaat untuk Negara dan rakyat akan lebih banyak. Maka selalu lah berkoordinasi dengan tim teknis PT Pelindo I Belawan maupun PT Prima Terminal Peti Kemas agar mendapatkan data yang akurat,” harapnya.


Ketua Karang Taruna Medan yang akrab disapa Ragil ini menyakini, dampak baik akan timbul dengan pembangunan Terminal Peti Kemas ini yang dikalkulasikan dengan kesempatan kerja, pemasukan Pendapatan Asli Daerah Kota Medan serta sumber lainnnya.

Sementara Camat Medan Belawan Ahmad SP memaparkan, untuk retribusi yang dibayar PT Pelindo I Belawan ke Pemko Medan dari sector Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) saja mencapai 25 miliar.

Dijelaskannya, retribusi dalam pekerjaan reklamasi mencapai 3 miliar lebih serta diperkirakan pada tahun 2018 lahan reklamasi akan menyumbang PBB yang tak sedikit ke kas Pemko Medan. (PS/IRFANDI)  








 
   
   


   

Related Posts:

Komentar Anda

:)
:(
=(
^_^
:D
=D
|o|
@@,
;)
:-bd
:-d
:p