Menuju Sumut Terang 2019, PLN Lounching Listrik Desa di 66 Desa

/ Jumat, 22 Desember 2017 / 15.40.00 WIB
LISTRIK DESA: Peresmian Progres Listrik Pedesaan, Kamis (21/12/2017) di Tarutung. POSKOTA/OKTAVIANUS, SH

POSKOTASUMATERA-TARUTUNG-PLN Wilayah Sumut resmikan Progres Listrik Pedesaan (Lisdes), bertujuan agar masyarakat yang berada di Pedesaan  bisa menikmati listrik, bertempat di Tarutung, Kamis (21/12/2017) 

"Total Desa yang telah diproses untuk mendapat penerangan listrik sebanyak 205 lokasi Desa, dengan total jumlah  Desa yang listriknya sudah menyala sebanyak 117 Desa. Jumlah Desa yang sudah diresmikan di Hari Listrik Nasional (HLN) sebanyak 51 Desa pada 27 Oktober 2017 lalu oleh Gubernur," kata General Manager PLN Wilayah Sumut, Feby Joko Priharto, Kamis (21/12/2017) di Tarutung.

Sekarang ini, kata Feby, pihaknya sudah meresmikan listrik di Pedesaan sebanyak 66 Desa yang tersebar di beberapa Kabupaten di Sumut.  "10 desa berada di Kabupaten Tapanuli Utara, sementara 2 Desa di Kabupaten Tobasa dan Humbahas sebanyak 4 Desa," ujarnya.

Maka dari itu, kata Feby, pihaknya berharap kepada seluruh stakeholder bisa mendukung PLN untuk melistriki Desa-Desa di Taput. 

Ia mengaku, roadmap Pembangungan Lisdes di Sumut yang sudah teraliri listrik sudah 5.799 Desa, sementara jumlah Desa yang belum teraliri listrik sebanyak 311 Desa. 

"Harapan kami, tahun depan bisa melistriki 99,99 persen Desa. Kita tidak ingin mengatakan akan melistriki Desa 100 persen, karena Desa bisa saja terus bertambah dan bermekaran,” katanya.

Ia berharap, dengan masuknya listrik ke Pedesaan, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di 66 Desa yang baru saja diresmikan. 

"Ini merupakan kado Natal terindah dari PLN kepada masyarakat. Kami ingin membangun Sumut melalui Desa," sebutnya. 

Sementara itu, Direktur Bisnis Regional Sumatera Wiluyo Kusdwiharto dalam sambutannya mengatakan, bahwa secara berkelanjutan PLN terus menyediakan listrik untuk masyarakat, tidak hanya masyarakat Kota Besar melainkan sampai ke Desa di pelosok Negeri ini, PLN tetap sediakan listrik.

Ia mengatakan, beberapa kali dirinya menghadiri peresmian Listrik Pedesaan (Lisdes) mulai dari Aceh sampai Lampung. 

"Saya terenyah ketika melihat masyarakat karena masih ada Desa yang 72 tahun baru menikmati listrik. Ini yang menjadi pemicu semangat kami untuk melistriki hingga Pulau terluar dan terdepan,” katanya.

Pada 2019, tambah Wiluyo, targetnya PLN akan melistriki seluruh Desa di Indonesia khususnya Sumatera Utara. 

"Tercatat ada 74.617 Desa yang sudah terlistriki oleh PLN dan tidak kurang dari 28 ribu Desa berada di Pulau Sumatera,” urainya.

Dengan terus meningkatnya jumlah desa yang terlistriki, lanjut Wiluyo, PLN telah menunjukkan komitmen yang serius untuk meningkatkan Rasio Elektrifikasi Nasional hingga 97,3 persen pada tahun 2019.

"Perlu diketahui bersama, bahwa saat ini Rasio Elektrifikasi Nasional telah mencapai 93,5 persen yang mana telah melebihi target yang ditetapkan Pemerintah sebesar 92,75 persen,"katanya.

Dikatakannya, listrik merupakan komoditi yang sangat vital sebagai pemantik sendi perekonomian rakyat. Dengan adanya listrik masuk ke Desa-Desa, sambung Wiluyo, diharapkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat akan terus meningkat.

"Sebagai contoh dengan adanya listrik di siang hari, masyarakat Desa sekarang dapat menggunakan mesin pendingin untuk berjualan makanan maupun menyimpan ikan. Dan pada saat malam hari, masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti belajar dan tetap berjualan melalui penerangan yang memadai,” ujarnya. (PS/OKTA) 






Related Posts:

Komentar Anda

:)
:(
=(
^_^
:D
=D
|o|
@@,
;)
:-bd
:-d
:p