Mari Sajikan Informasi Sehat dan Berimbang di Era Digital Ini

/ Jumat, 16 Februari 2018 / 17.55.00 WIB
Ketua Dewan Pers Pusat,Yosep Adi Prasetyo 

POSKOTASUMATERA.COM-PADANG-Ketua Dewan Pers Pusat, Yosep Adi Prasetyo berharap di era digital ini mengajak seluruh media di Indonesia untuk memberikan informasi yang sehat dan berimbang, karena menurutnya hampir dua tahun lebih masyarakat disuguhkan dengan berita berita hoax, alias palsu informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya.

"Mari kita  membangun pers yang sehat jangan memberikan berita hoax, apalagi menjelang pilkada biasanya marak berita berita hoax yang tidak tau ujung pangkalnya hal ini bisa berdapak negatif pada seseorang," ujar Yosep ketika memberikan kata sambutan pada acara Konvensi Nasional Media Massa menjelang Hari Pers Nasional 2018, di kota Padang Sumatera Barat.

Dikatakan Yosep memang kebebasan pers menjadikan kemerdekaan untuk menyampaikan sesuatu, namun bukan berarti bebas memberikan informasi bohong, apalagi diera informasi digital sekarang ini, masyarakat gampang terpancing dengan issu yang yang tidak bertanggungjawab yang didapatnya dari portal portal media dan sebagainya.

Supaya ada pertanggungjawaban terkait pemberitaan diri berharap kepada perusahaan media siber yang ada, supaya mendaftarkan perusahaanya ke Dewan pers, karena sekira 43 ribu portal media online yang terdata. “Namun, dari jumlah tersebut hanya sekian ratus yang terdaftar oleh Dewan Pers, namun bukan berarti yang lain abal abal, tetapi belum terdaftar," jelasnya.

Selain itu juga dia mengatakan bahwa terkadang antara pimpinan perusahaan penerbit media tidak selaras dengan pemimpin redaksi, disisi pihak perusahaan tuntut oleh persaingan usaha media yang pastinya mencari berita yang menarik peminat pembaca meski itu tidak berimbang, terkadang rangking pengunjung pembaca menurun berakhir pemecatan terhadap Pemred.


"Kemajuan media siber di Indonesia sekarang ini begitu pesat, bahkan sampai masyarakat jarang sekali dijumpai membaca koran atau majalah, mereka lebih suka membuka internet dan situs akun media sosial, namun hal itu terjadi sesuai dengan kemajuan zaman," jelasnya. (PS/SUHERMAN)

Related Posts:

Komentar Anda

:)
:(
=(
^_^
:D
=D
|o|
@@,
;)
:-bd
:-d
:p