Ketua Dewan Pers Pusat,Yosep Adi Prasetyo
POSKOTASUMATERA.COM-PADANG-Ketua Dewan Pers Pusat, Yosep Adi Prasetyo
berharap di era digital ini mengajak seluruh media di Indonesia untuk
memberikan informasi yang sehat dan berimbang, karena menurutnya hampir dua
tahun lebih masyarakat disuguhkan dengan berita berita hoax, alias palsu
informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar
adanya.
"Mari kita membangun pers yang sehat jangan memberikan berita
hoax, apalagi menjelang pilkada biasanya marak berita berita hoax yang tidak
tau ujung pangkalnya hal ini bisa berdapak negatif pada seseorang," ujar
Yosep ketika memberikan kata sambutan pada acara Konvensi Nasional Media Massa
menjelang Hari Pers Nasional 2018, di kota Padang Sumatera Barat.
Dikatakan Yosep memang kebebasan pers menjadikan kemerdekaan untuk
menyampaikan sesuatu, namun bukan berarti bebas memberikan informasi bohong,
apalagi diera informasi digital sekarang ini, masyarakat gampang terpancing
dengan issu yang yang tidak bertanggungjawab yang didapatnya dari portal portal
media dan sebagainya.
Supaya ada pertanggungjawaban terkait pemberitaan diri berharap kepada
perusahaan media siber yang ada, supaya mendaftarkan perusahaanya ke Dewan
pers, karena sekira 43 ribu portal media online yang terdata. “Namun, dari
jumlah tersebut hanya sekian ratus yang terdaftar oleh Dewan Pers, namun bukan
berarti yang lain abal abal, tetapi belum terdaftar," jelasnya.
Selain itu juga dia mengatakan bahwa terkadang antara pimpinan
perusahaan penerbit media tidak selaras dengan pemimpin redaksi, disisi pihak perusahaan
tuntut oleh persaingan usaha media yang pastinya mencari berita yang menarik
peminat pembaca meski itu tidak berimbang, terkadang rangking pengunjung
pembaca menurun berakhir pemecatan terhadap Pemred.
"Kemajuan media siber di Indonesia sekarang ini begitu pesat,
bahkan sampai masyarakat jarang sekali dijumpai membaca koran atau majalah,
mereka lebih suka membuka internet dan situs akun media sosial, namun hal itu
terjadi sesuai dengan kemajuan zaman," jelasnya. (PS/SUHERMAN)