Musrenbang Kecamatan Muara Enim Tahun 2018, Sabtu( 24/2) di Kantor Camat Muara Enim. POSKOTA/EDWARD
POSKOTASUMATERA.COM-MUARA ENIM-Masyarakat Kota
Muara Enim minta perbaikan dan pengadaan lampu jalan serta siring dalam kota
Muara Enim.
Hal tersebut terungkap pada kegiatan Musrenbang
Kecamatan Muara Enim Tahun 2018, Sabtu( 24/2) di Kantor Camat Muara Enim.
Kegiatan Musrenbang Kecamatan dipimpin langsung
oleh Camat Muara Enim Asarli Manudin,
didampingi perwakilan anggota DPRD Muara Enim dari Dapil I Muara Enim, pejabat
Muspida dan Muspika, ketua RT, Ketua RW, Kades, Lurah, tokoh pemuda, tokoh
agama, tokoh masyarakat dan para tamu undangan.
Menurut Fideraini salah seorang tokoh masyarakat Muara Enim, bahwa ditempat tinggalnya yakni daerah Kemayoran dan sekitarnya, masih bermasalah dengan saluran air, siring, jalan setapak dan lampu jalan.
Untuk itu dia minta dilakukan perbaikan karena jika musim hujan sering banjir.
Begitupun lampu jalan banyak yang mati, sehingga jika malam sangat gelap dan menggangu kenyamanan warga dan pengguna jalan melintas.
Menurut Fideraini salah seorang tokoh masyarakat Muara Enim, bahwa ditempat tinggalnya yakni daerah Kemayoran dan sekitarnya, masih bermasalah dengan saluran air, siring, jalan setapak dan lampu jalan.
Untuk itu dia minta dilakukan perbaikan karena jika musim hujan sering banjir.
Begitupun lampu jalan banyak yang mati, sehingga jika malam sangat gelap dan menggangu kenyamanan warga dan pengguna jalan melintas.
Selain itu juga, minta di semprot fogging focus sebab sudah ada dua warganya yang terkena demam berdarah.
Lain halnya dikatakan Burhan salah seorang
kontraktor, meminta pihak terkait untuk turun kelapangan melihat proyek-proyek
yang dikerjakan apakah sudah sesuai dengan peraturan.
Selain itu juga, meminta untuk melakukan perbaikan
jalan dan lampu jalan yang sudah banyak mati.
Menurut Yuli perwakilan PU Bina Marga Kabupaten
Muara Enim, pihaknya akan mengecek langsung ke lapangan mengapa masih banjir di
daerah Kemayoran, seharusnya dibangunnya siring tersebut bisa mengatasi banjir
tersebut. (PS/EDWARD)