Syahrul Pasaribu: Isra Mikraj Sebagai Sarana Meningkatkan Persatuan

/ Sabtu, 12 Mei 2018 / 14.56.00 WIB


POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL-Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus Penyambutan Bulan Suci Ramadhan 1439H/2018 M yang mengusung tema "Dengan memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1439H mari kita sucikan diri untuk nembangun keluarga Sakinah,  Mawaddah,  Warohmah serta Tapanuli Selatan Yang Sehat, Cerdas,  dan Sejahtera", digelar oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan dihadiri ratusan ASN Tapsel berlangsung khidmat di Aula Gedung Serbaguna Kompleks Pemerintahan Perkantoran Bupati Tapanuli Selatan Jl. Prof Lafran Pane Sipirok,  Jum, at (11/5).

Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu SH saat memberikan sambutan di acara tersebut mengharapkan agar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhamnad SAW sekaligus penyambutan Bulan Suci Ramadhan dapat memberikan added value (nilai tambah) dalam meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah SWT.

Selain itu, Syahrul juga berharap agar aspek kualitatif juga ditingkatkan serta mari terus kita rapatkan barisan dan tingkatkan persatuan agar tidak terpengaruh terhadap adanya upaya memecah belah persatuan dan kesatuan.

Lebih lanjut Bupati Tapsel dua periode pilihan rakyat tersebut meminta agar seluruh ASN Tapsel tidak terlibat dalam menyebarkan ujaran kebencian (Hoax). “Mari sama-sama kita amalkan Bhinneka Tunggal Ika agar persatuan kita tidak terpecah belah. 
Khusus dalam menyambut Bulan suci ramadhan, mari kita semua lebih membersihkan diri dan meningkatkan kualitas iman kita agar di bulan ramadhan nilai ibadah kita bisa lebih baik,"pungkasnya.

Sedangkan Al-Ustadz Dr. H. Zul Anwar Azim Harahap MA dalam Tausiyah singkatnya seputar Isra Mikraj Mengatakan, tujuan dari Isra Mikraj adalah, Allah ingin menunjukkan kekuasaannya Kepada Rasulullah.

Selain itu ada tiga penyebab diIsra Mikrajkannya rasul yaitu yang pertama Allah ingin agar Nabi Muhammad yang saat itu sedang dilanda kesedihan karena mandegnya dakwah rasulullah sehingga Allah tidak ingin Rasulullah berhenti menyampaikan dakwahnya. 

“Sedangkan yang kedua adalah wafatnya orang-orang dekat yang mendampingi rasul termasuk istrinya Siti Khadijah. Dan yang ketiga Allah ingin menumbuhkan semangat rasul kembali untuk berdakwah, "paparnya.

Drs.H. Marasaud sebagai ketua panitia dalam acara tersebut melaporkan bahwa acara tersebut merupakan agenda rutin pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan di bidang keagamaan.


Hadir Dalam Acara tersebut, Dandim, Kajari Tapsel, Wakil Bupati Tapanuli Selatan Ir. Aswin Efendi Siregar MM, Sekda Tapsel  Drs.  Parulian Nst MM,  Kakan Kemenag, MUI Tapsel, PKK Kabupaten Tapanuli Selatan, Darma Wanita Persatuan,  Para Pejabat Eselon II,  III, dan IV,  para undangan Organisasi Keagamaan,  dan Pimpinan OKP. (PS/BERMAWI)

Related Posts:

Komentar Anda