Evaluasi Dana Desa Tahap II Nagari Parmonangan Dipertanyakan

/ Rabu, 19 September 2018 / 13.44.00 WIB

EVALUASI: Tim Inspektorat Simalungun saat evaluasi Dana Desa 2017 dinagori Parmonangan Kecamatan Jorlang hataran satu minggu yang lalu. (POSKOTASUMATERA.COM/FIRMA)
 
POSKOTASUMATERA.COM-SIMALUNGUN- Terkait hasil evaluasi Dana Desa tahap II tahun 2017 oleh Inspektorat Simalungun satu minggu yang lalu tepatnya di Nagori Parmonangan Kecamatan Jorlang hataran perlu dipertanyakan.

Hal tersebut dikatakan Bahinkambtibmas Polsek Tiga Balata Bripka GM Sianturi dan Pendamping Desa kepada reporter media ini,  Selasa (18/9).

Bhabinkamtimas Polsek Tiga Balata Bripka GM.Sianturi mengatakan hasil evaluasi Inspektorat Simalungun dipertanyakan karena tidak disampaikan hal apa saja yang menjadi temuan Inspektorat.

@Berdasarkan amatan kita dilapangan yang ikut mendampingi Inspektorat ada beberapa temuan seperti ketebalan pembangunan rabat beton yang kemungkinan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya(RAB) dan saat melakukan pemeriksaan tim Inspektorat tidak memegang RAB, jadi hal ini kita pertanyakan,” imbuh Sianturi.

Ditambahkannya, ketebalan rabat beton dinagori parmonangan setelah diukur antara 8-12 cm. Biasanya yang kita tau ketebalan rabat beton itu 15 cm. “Tapi yang menjadi pertanyaan terkait hasil temuan Inspektorat hingga saat ini kita tidak mengetahui,” tukasnya.

Senada Pendamping Desa Pemberdayaan Kecamatan Jorlang hataran Nokke Bakkara yang juga turut melakukan pendampingan evaluasi tim Inpektorat mengatakan  hasil evaluasi tim Inspektorat dinagori Parmonangan belum dipaparkan.

Biasanya menurut informasi Pendamping Desa ikut menandatangani berita acara hasil evaluasi lapangan oleh tim Inspektorat, namun dinagori Parmonangan belum menandatangani berita acaranya yang juga diamini Babhinkamtibmas GM.Sianturi.

Terpisah Inspektorat Simalungun Alexander Sianturi ketikan dikonfirmasi mengatakatan terkait hasil evaluasi yang belum dipaparkan tanyakan saja langsung kepimpinannya. “Saya bekerja dan hasil kerja saya sampaikan kepimpinan. Soal dipaparkan tanyakan saja ke ketua tim pak Tamba.” katanya.

Dijabarkannya, Inspektorat itu bekerja internal tidak semua hasil evaluasi dipaparkan. “Untuk lebih jelasnya tanyakan saja sama pak Tamba,” ujarnya via seluler sekira jam 17.45 Wib.

Sementara Pangulu Nagori Parmonangan Prayitno hingga berita ini dikirim ke redaksi belum berhasil dikonfirmasi. Nomor seluler yang dihubungi sedang tidak aktif.(PS/FIRMA) 


Related Posts:

Komentar Anda