EVALUASI: Tim Inspektorat Simalungun saat evaluasi Dana Desa 2017 dinagori Parmonangan Kecamatan Jorlang hataran satu minggu yang lalu. (POSKOTASUMATERA.COM/FIRMA)
POSKOTASUMATERA.COM-SIMALUNGUN- Terkait hasil evaluasi Dana Desa tahap II
tahun 2017 oleh Inspektorat Simalungun satu minggu yang lalu tepatnya di Nagori
Parmonangan Kecamatan Jorlang hataran perlu dipertanyakan.
Hal tersebut dikatakan Bahinkambtibmas Polsek Tiga Balata Bripka GM Sianturi
dan Pendamping Desa kepada reporter media ini, Selasa (18/9).
Bhabinkamtimas Polsek Tiga Balata Bripka GM.Sianturi mengatakan hasil
evaluasi Inspektorat Simalungun dipertanyakan karena tidak disampaikan hal apa
saja yang menjadi temuan Inspektorat.
@Berdasarkan amatan kita dilapangan yang ikut mendampingi Inspektorat ada
beberapa temuan seperti ketebalan pembangunan rabat beton yang kemungkinan
tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya(RAB) dan saat melakukan pemeriksaan
tim Inspektorat tidak memegang RAB, jadi hal ini kita pertanyakan,” imbuh
Sianturi.
Ditambahkannya, ketebalan rabat beton dinagori parmonangan setelah diukur
antara 8-12 cm. Biasanya yang kita tau ketebalan rabat beton itu 15 cm. “Tapi
yang menjadi pertanyaan terkait hasil temuan Inspektorat hingga saat ini kita
tidak mengetahui,” tukasnya.
Senada Pendamping Desa Pemberdayaan Kecamatan Jorlang hataran Nokke Bakkara
yang juga turut melakukan pendampingan evaluasi tim Inpektorat mengatakan
hasil evaluasi tim Inspektorat dinagori Parmonangan belum dipaparkan.
Biasanya menurut informasi Pendamping Desa ikut menandatangani berita acara
hasil evaluasi lapangan oleh tim Inspektorat, namun dinagori Parmonangan belum
menandatangani berita acaranya yang juga diamini Babhinkamtibmas GM.Sianturi.
Terpisah Inspektorat Simalungun Alexander Sianturi ketikan dikonfirmasi
mengatakatan terkait hasil evaluasi yang belum dipaparkan tanyakan saja
langsung kepimpinannya. “Saya bekerja dan hasil kerja saya sampaikan
kepimpinan. Soal dipaparkan tanyakan saja ke ketua tim pak Tamba.” katanya.
Dijabarkannya, Inspektorat itu bekerja internal tidak semua hasil evaluasi
dipaparkan. “Untuk lebih jelasnya tanyakan saja sama pak Tamba,” ujarnya via
seluler sekira jam 17.45 Wib.
Sementara Pangulu Nagori Parmonangan Prayitno hingga berita ini dikirim ke
redaksi belum berhasil dikonfirmasi. Nomor seluler yang dihubungi sedang tidak
aktif.(PS/FIRMA)