POSKOTASUMATERA.COM – PAKPAK BHARAT - Upaya penanganan dan intervensi stunting di Kabupaten Pakpak Bharat mendapat apresiasi dari Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Dalam pembukaan Musrenbang RKPD 2023 Sumatera Utara di Hotel Santika Dyandra, Medan, Gubernur Sumatera Utara memberikan Penghargaan sebagai Harapan Kedua kepada Kabupaten Pakpak Bharat atas upaya penanganan dan pencegahan Stunting.
Kita berharap
perhatian Pemerintah atasan kita, baik di Provinsi maupun Pusat akan semakin
tercurah kepada Kabupaten Pakpak Bharat, karena akan sangat banyak kita butuh
dukungan dalam upaya kita mewujudkan Kabupaten Pakpak Bharat yang nduma dan
sejahtera, ungkap Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor saat menerima
penghargaan ini.
Penghargaan
yang kita terima hari ini menjadi spirit baru bagi kita, khusunya dalam
penanganan stunting mudah-mudahan dimasa-masa yang akan datang kita bisa
dapatkan apresiasi yang lebih baik lagi sebagai salah satu buah kerja keras
kita, karena sesungguhnya bahwa inti dari segala upaya yang kita lakukan adalah
masyarakat Pakpak Bharat yang sejahtera, sehat dan cerdas, ucap Bupati
kemudian.
Kabupaten
Pakpak Bharat ditetapkan sebagai Kabupaten Harapan Dua terbaik dalam
pelaksana terbaik atas upaya penanganan dan pencegahan stunting.
Bukan hal
mudah bagi Pemerintah Pakpak bharat untuk sampai pada titik capaian ini,
mengingat begitu tingginya angka dan kasus stunting di Kabupaten yang masih
tergolong muda ini. Dalam pembukaan Musrenbang RKPD tingkat Kabupaten Pakpak
Bharat beberapa waktu lalu, Bupati sempat menyinggung masalah stunting di
Kabupaten ini.
Prevalensi
stunting di Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2021 adalah sebesar 21,28 % sehingga
Pakpak Bharat dinobatkan sebagai lokus stunting, ungkap Bupati kala itu seraya
menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh bagi anak diusia 1.000
hari pertama kehidupan yang disebabkan oleh masalah utama yakni kekurangan
asupan gizi.
Berbagai upaya
terkait penangan stunting ini terus digalang oleh Pemerintah Pakpak Bharat
diantaranya pemberian edukasi tentang pentingnya pola hidup sehat, pentingnya
menjaga gizi seimbang, pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil dan menyusui,
pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan bayi baru lahir dan sebagainya.
Hal ini dilakukan untuk mempercepat Kabupaten ini keluar dari zona bahaya
stunting.
Namun
Pmerintah ini kini boleh bernapas lega, upaya dan kerja keras ini mulai mekar
dan tumbuh seiring bangkitnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga
kesehatan ibu dan anak. Sebuah upaya yang diyakini akan mampu membangun
generasi emas Pakpak Bharat dimasa yang akan datang diharapkan akan tumbuh.
Generasi emas
Pakpak Bharat yang kita harapkan akan segera tumbuh berkembang, penghargaan ini
adalah sebuah penyemangat bagi kita semua, Pemerintah dan masyarakat Pakpak
Bharat harus bersatu padu, sada kata sada orjok, niscaya kininduma akan kita
gapai, tutup Bupati kemudian.(PS/K.TUMANGGER).