POSKOTASUMATERA.COM - LABUHANBATU - Dua orang oknum sipil dengan mobil hitam mengaku - ngaku sebagai Polisi datang ke rumah warga Desa Gunung Selamat Kecamatan Bilah Hulu dengan menggedor - gedor pintu dan jendela dengan keras. Hingga membuat keributan di lingkungan warga waktu tengah/larut malam
"Iya pak, datang ke rumah malam sekitar jam 11 malam (23.00) ke rumah ku. Di gedor - gedor keras rumah sama jendela rumah ku pak. Satu orang ngaku polisi dia pak,"ujar Supriyadi warga yang mengaku rumahnya yang didatangi tersebut, Sabtu (5/3/2022) sekira pukul 00.30 Wib.
Supriyadi alias Upik ini mengisahkan, usai menggedor - gedor pintu dan jendela rumahnya, istrinya (Upik) Santi merasa terkejut dan sontak kaget dari tidurnya. Sampai kedua anaknya yang masih kecil ikut terbangun dan menangis.
"Istri ku terbangun. Seorang yang ngaku polisi itu keras kali suaranya. Anak ku pun terbangun. Tetangga sebelah rumah ku pun ikut terbangun dan keluar melihat apa yang terjadi sama kami,"kisahnya.
Merasa ketakutan sambil meneteskan air mata, Santi (istri upik) menelpon tetangganya H Munthe. Hingga, tetangganya datang dan menanyakan kepada kedua oknum sipil tersebut.
"Menelpon tetangga ku pak yang anggota Primkopad Gajah Mada. Datang lah tetangga ku itu sama kawannya dan ditanyalah dua orang yang datang ke rumah ku dan tidak ku kenal ini. Sama ku lain jawabannya. Seorang oknum yang berbadan tinggi agak gemulai gayanya itu ngaku sebagai polisi awalnya. Ngakunya baru nangkap orang di Bagan Batu. Setelah sampai tetangga kami, ngakunya humas Polsek Kotapinang,"terang Upik.
Masih dilokasi rumah Upik, 2 orang jiran tetangganya (Upik) Ros dan Tunnat yang mengaku pertama kali melihat dua oknum tersebut mengatakan, sebelumnya kedua oknum sipil menanyakan keberadaan rumah Upik.
"Nanya rumah Upik. Kami tunjukan rumahnya. Karena bersebelahan kami pak. Ada juga kami bilangkan, sudah malam besok saja. Tapi, malah mendatangi rumah Upik dengan menggedor - gedor rumah Upik. Ada lagi, katanya, baru nangkap orang di Bagan Batu,"terang keduanya.
H. Munthe, jiran tetangga Upik yang di hubungi Santi (istri Upik) pun membenarkan cerita tersebut. Bahkan, saat dia sampai dirumah Upik, dua oknum sipil tersebut masih ada.
"Masih ada kedua oknumnya, dan sempat saya tanya - tanya. Ngakunya humas Polsek Kotapinang sama kami. Kalau dilihat permasalahan handphone. Sekitar jam 11 malam (23.00) Wib. Waktu kita konfirmasi ke Polsek mengenai oknum sipil ini, pihak Polsek Kotapinang malah mengatakan tidak ada yang seperti itu,"ujarnya.
"Waktu ditanya kartu anggota dan KTP, malah tidak memberikan. Sempat kita introgasi yang satunya. Hanya hitungan menit, keduanya malah kabur. Tapi sudah kita videokan, dan videonya juga sudah kita berikan ke Polsek Kotapinang sebagai barang bukti,"jelas H.Munthe.
Kapolsek Kotapinang Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, terkait kejadian tersebut membantah. Dia mengatakan, tidak ada orang maupun humas Polsek Kotapinang seperti itu.
"Tidak ada. Bukan orang kita itu. Cari nomor ponselnya. Kita tangkap dia,"ujar Kompol Bambang kepada Poskotasumatera.com, Minggu (6/3/2022).
Menurut informasi diperoleh, oknum sipil yang mengaku sebagai polisi ataupun humas Polsek Kotapinang memiliki nama panggilan I (inisial) warga Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Oknum sipil ini bekerja di salah satu toko perabotan rumah tangga di Kotapinang. (PS/HM/MG)