PODKOTASUMATERA.COM – DAIRI - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Provsu) melakukan Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2021 bagi Kabupaten/Kota lokus stunting di Provinsi Sumatera Utara di Le Polonia Hotel, Medan Senin (21/3/2022).
Penilaian
kinerja tersebut dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)
Provinsi Sumatera Utara.
Dalam
penilaian kinerja tersebut, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu yang
diwakili oleh Kepala Bappeda Kabupaten Dairi Charles Bancin memaparkan kegiatan
konvergensi stunting di Dairi. Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten
Dairi Romy Mariani Eddy Berutu bersama Pimpinan OPD.
Dalam
paparannya, Bupati Dairi melalui Kepala Bappeda mengatakan rembuk stunting
sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Dairi di tahun 2020 dan tahun 2021
serta telah menjalankan 8 aksi konvergensi yang telah di programkan.
Tahun 2022,
Charles Bancin utarakan ditargetkan angka penurunan stunting di Dairi akan
mencapai 15% dari sebelumnya 18% di tahun 2020.
“Pemerintah
Kabupaten Dairi sudah punya website sebagai bentuk dukungan percepatan
penurunan stunting. Selain itu, PKK Dairi juga membantu penurunan stunting
melalui aplikasi dasawisma yang dilakukan oleh anggota PKK. Penanganan stunting
di Dairi juga berkokaborasi dengan Desa melalui anggaran yang telah
disediakan.Dengan berbagai langkah tersebut, Dairi siap untuk mendukung
percepatan penurunan stunting,” jelasnya.
Sementara
itu, Romy Mariani yang juga sebagai Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan
Stunting Kabupaten Dairi tahun 2022 dalam kegiatan tersebut mengatakan peran
PKK sangat penting dalam program penurunan stunting. Salah satu perannya adalah
melalui program dasawisma dan telah melaunching aplikasi Sidasa yang
direncanakan akan menjadi row model untuk tingkat Provinsi oleh PKK Provinsi
Sumatera Utara.
“Kami
menggerakkan kader PKK, Sidasa tersebut nantinya akan tersambung ke semua OPD.
Seperti ke Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan dinas lainnya. Hal lainnya
adalah bersama dinas pertanian untuk peningkatan ekonomi kesejahteraan keluarga
melalui desa binaan hatinya PKK,” jelas Romy.
Diutarakan
bahwa PKK Kabupaten Dairi sangat fokus terhadap percepatan penurunan stunting
ini, dimana salah satu fokus tersebut dengan mendorong para Kepala Desa untuk
komit terhadap program dimaksud dengan menampung anggarannya melalui dana desa.
Sementara
itu, salah satu tim panelis yakni Pak Nainggolan yang juga sebagai tim penilai
mengatakan sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemerintah
Kabupaten Dairi terhadap aksi konvergensi penurunan stunting khususnya di
Dairi.
Pimpinan OPD
yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kepala Dinas Pemerintahan Desa dan
Masyarakat Bahagia Ginting, Kepala Dinas Pendidikan Fatimah Boang Manalu,
Kepala Dinas P3AP2KB Nitawati Sitohang serta Kepala Dinas Kesehatan dr Henry Manik.
(PS/K.TUMANGGER).