Inovasi Pemkab Dairi yang mendapat penghargaan dalam
perlombaan inovasi daerah tingkat Sumut tersebut adalah inovasi Pelayanan
Administrasi Kependudukan Berbasis Online (Perkebbas) Dinas Dukcapil Dairi.
Setelah menerima penghargaan tersebut, Bupati Dairi Dr
Eddy Keleng Ate Berutu yang diwakili Kepala Bappeda Dairi Surung Charles
Bantjin, ST., MAP bersyukur atas prestasi yang diraih Pemerintah Kabupaten
Dairi dalam mengikuti lomba inovasi tingkat Provinsi Sumatera Utara, perdana
langsung meraih juara ketiga, capaian ini sangat luar biasa.
“Melalui prestasi yang diperoleh saat ini dapat
memotivasi dan mendorong organisasi perangkat daerah lain untuk terus berbenah
melakukan inovasinya demi mewujudkan Dairi Unggul,” ujar Surung Charles Bantjin
di Aula Tengku Rizal Nurdin.
Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Dairi Deddy Situmorang,
SE, M.Si menjelaskan lomba inovasi daerah tingkat Provsu ini merupakan salah
satu perlombaan yang bergengsi yang diikuti seluruh Pemerintah Daerah
Kabupaten/Kota se – Provinsi Sumatera Utara.
“Setiap daerah dapat mengajukan berbagai inovasi dan
terobosannya untuk meningkatkan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan
pelayanan kepada masyarakat yang gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan
seluruh masyarakat,” katanya.
“Tahap akhir dari penilaian dewan juri adalah tinjau
lapangan atau turun ke sidikalang untuk melihat secara langsung implementasi
inovasi tersebut benar-benar memberikan dampak besar bagi masyarakat khususnya
dalam pengurusan dokumen kependudukan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Deddy mengatakan bahwa Perkebbas adalah
solusi atas permasalahan urusan dokumen adminduk di Kabupaten Dairi. Sejak di
luncurkan 1 Oktober 2020 hingga sampai saat ini, seluruh Warga baik didalam
maupun diluar Dairi dan banyak instansi untuk mempermudah, mempercepat dan
mendekatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat.
“Selama ini banyak pengaduan dan keluhan masyarakat dalam
mengurus dokumen. Belum lagi terkait kurang keterbukaan proses pelayanan,
birokrasi terkesan kaku. Pelayanan terpusat hanya di Dinas Dukcapil, sehingga
bagi warga yang berada di daerah yang jauh dan pedalaman dari Sidikalang akan
kesulitan. Persoalan diskriminasi, ketidaktepatan waktu, ribet, berbelit-belit
sehingga menimbulkan biaya yang tinggi dan adanya percaloan,” kata Deddy.
Aplikasi Perkebbas telah dipergunakan di 15 kecamatan,
161 desa, 8 kelurahan, RSUD Sidikalang, 18 puskesmas, 15 Kantor Urusan Agama,
Pengadilan Negeri Sidikalang, Pengadilan Agama Sidikalang, Sekolah dan
rumah-rumah ibadah untuk membantu pelayanan kepada warga.
“Inilah kesungguhan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Dairi dipimpin Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu dalam meningkatkan kualitas layanan kepada warganya sehingga segala kesulitan dan kendala selama ini dapat diatasi,” ujarnya.
Sebagai informasi, pada perlombaan ini yang menjadi
Pemkab yang berhasil menyabet mendapat Juara I Pemkab Labuhan Batu Utara dengan
judul inovasi Bupati Ngantor di Desa. Juara ke II diperoleh Pemkab Tapanuli
Utara dengan inovasi Harapan Hidup dengan setetes daerah (PS/K.TUMANGGER).