POSKOTASUMATERA.COM – DAIRI - Camat Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Landong Napitu menyampaikan beberapa hal prioritas pembangunan untuk Kecamatan Silahisabungan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan yang digelar, Senin (27/2/2023) di Balai Desa Paropo.
Dihadapan Kepala Dinas PUTR Dairi, Hotmaida Butar-butar, Kepala
Dinas Sosial Anggara Sinurat, wakil Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata, wakil
Bappeda Mardi Pasaribu, wakil Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Besli Pane,
Danramil 01/Sumbul, tokoh masyarakat dan tokoh Agama Landong Napitu
menyampaikan beberapa hal prioritas pembangunan untuk Kecamatan Silahisabungan
yaitu pembangunan infrastruktur dan penanganan Keramba Jaring Apung (KJA)
sangatlah penting.
Tidak hanya itu, Landong juga menyampaikan bahwa tidak hanya KJA,
pertanian bawang merah dan penanganan stunting juga menjadi fokus prioritas
pada Musrenbang Kecamatan ini.
“Dengan apa yang sudah kami sampaikan, saya berharap pertanian di
Kecamatan Silahisabungan yang berfokus pada pertanian bawang dapat di
sandingkan dengan pariwisata dikarenakan kedepannya kami belum tentu dapat
bersaing dari segi produksi di banding Kecamatan-Kecamatan yang lain terutama
di Dairi,” Ujarnya.
Selanjutnya, Mardi Pasaribu membacakan kata sambutan Bupati Dairi,
Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan saat ini Pemerintah Kabupaten Dairi sudah
memasuki tahun perencanaan kelima pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka
Menengah (RPJMD) Kabupaten Dairi untuk Tahun 2019-2024 yang telah ditetapkan
melalui Peraturan Daerah Kabupaten Dairi 1 Tahun 2022 tentang Perubahan Perda
Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten
Dairi Tahun 2019-2024.
Dikatakannya, Musrenbang kecamatan ini adalah musyawarah para
pemangku kepentingan (stakeholder) tingkat kecamatan untuk mematangkan program
rekreasi/kegiatan prioritas yang mengusulkan masing-masing desa/kelurahan
berdasarkan hasil musrenbang di desanya
“Silahkan sampaikan hal-hal yang menjadi prioritas pembangunan di
Kecamatan masing-masing. Kita akan berusaha semaksimal mungkin bagimana
nantinya ini dapat terwujud,” ucapnya.
Selanjutnya, Kadis PUTR Dairi, Hotmaida Butar-butar dalam kesempatan
tersebut menjawab pertanyaan maayarakat yang hadir seputar penerangan di daerah
Paropo. Dalam kesempatan tersebut Hotmaida mengatakan pihak PUTR akan
segera mengupayakan agar tidak terhambatnya akses masyarakat.
“Semua hal yang disampaikan maayarakat akan kita tampung karena
Musrenbang ini dilakukan untuk memprioritaskan program-program, serta menerima
masukan untuk program selanjutnya yang belum dapat dimasukkan dalam RKPD,”
katanya. (PS/K.TUMANGGER).