POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL-Bupati Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Torkis P. Hasibuan, menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Gubernur LIRA Sumatera Utara, H. Rizaldi Mavi. Pernyataan ini menegaskan komitmen LIRA dalam mengawal proyek pembangunan pemerintah guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Dalam pertemuan dengan awak media di Kantor DPD LIRA Tapsel pada Sabtu (15/2/2025), Torkis menegaskan bahwa pihaknya siap memantau jalannya proyek-proyek pembangunan di wilayahnya. Ia juga menyoroti pentingnya tindakan tegas apabila ditemukan dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) dalam proyek-proyek tersebut.
LIRA: Sosial Kontrol untuk Pemerintahan yang Bersih
Sebagai organisasi yang berperan dalam fungsi sosial kontrol, LIRA berkomitmen untuk mengawal jalannya pemerintahan agar terbebas dari praktik korupsi dan penyimpangan. Komitmen ini sejalan dengan arahan Gubernur LIRA Sumut, H. Rizaldi Mavi, yang menegaskan bahwa LIRA akan terus bersuara jika menemukan pelanggaran yang berpotensi mencoreng citra pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.
"Sebagai LSM, LIRA akan terus mengawasi dan melaporkan apabila ada hal-hal yang merugikan kepentingan rakyat serta mencederai tata kelola pemerintahan yang baik," ujar Rizaldi dalam pertemuan di Kantor LIRA Sumut, Medan, Jumat (14/2/2025).
Ia juga menginstruksikan seluruh kader LIRA di Sumatera Utara, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar lebih aktif dalam mengawasi proyek-proyek yang dibiayai oleh negara. Hal ini mencakup proyek yang dijalankan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Pemerintah Provinsi (Pemprov), serta Pemerintah Kabupaten/Kota (Pemkab/Pemko).
Tindakan Tegas dari LIRA Tapsel
Menindaklanjuti arahan tersebut, Bupati DPD LIRA Tapsel, Torkis P. Hasibuan, menegaskan bahwa pihaknya akan turut aktif dalam mengawasi proyek-proyek pembangunan di daerahnya. Ia memastikan bahwa jika ada indikasi penyimpangan, terutama yang melibatkan oknum APH, LIRA Tapsel tidak akan ragu untuk melaporkannya kepada pihak berwenang.
"Kami berkomitmen untuk memantau dan memastikan proyek pembangunan berjalan dengan baik di wilayah Tapsel. Jika ada temuan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang, kami akan segera mengambil langkah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegas Torkis, didampingi Sekda LIRA Tapsel, Lauddi Siregar, SH.
Langkah ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintahan Prabowo Subianto dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari intervensi pihak yang tidak bertanggung jawab.
Masyarakat Diajak Berperan Aktif
Sebagai bagian dari upaya menciptakan pembangunan yang transparan dan akuntabel, LIRA Tapsel juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam mengawasi jalannya proyek pemerintah. Torkis menegaskan bahwa keterlibatan publik menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berani bersuara jika menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek pemerintah. LIRA siap menjadi jembatan bagi masyarakat dalam melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi," tambahnya.
Dengan dukungan penuh dari DPD LIRA Tapsel terhadap pernyataan Gubernur LIRA Sumut, diharapkan pengawasan terhadap proyek pembangunan di Sumatera Utara semakin diperketat. Jika ditemukan indikasi penyalahgunaan wewenang, LIRA siap bertindak demi menjaga integritas dan kredibilitas pemerintahan Indonesia.(PS/BERMAWI)