Kepala MAN IC Abdul Hakim Siregar, S. Pd. I., M. Si., menyampaikan kesan dan pesan
POSKOTASUMATERA.COM, TAPSEL – Setelah berlangsung selama empat hari, Pelatihan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah tingkat SMA/SMK/MA se-Tapanuli Selatan resmi berakhir pada Kamis, 6 Februari 2024. Acara yang diadakan di Aula Hotel Mega Permata Padangsidimpuan ini menjadi momen penting bagi para kepala sekolah dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan kepemimpinan mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MAN Insan Cendekia (IC) Tapanuli Selatan, Abdul Hakim Siregar, S. Pd. I., M. Si., menyampaikan kesan dan pesannya mewakili kepala madrasah yang hadir. Ia menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi sebuah ibadah yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan. "Setiap ada pelatihan, saya selalu mengatakan ini sangat baik. Kegiatan ini menjadi ibadah, mudah-mudahan sepulang dari sini kita diberikan kesehatan dan manfaat dari ilmu yang diperoleh," ujarnya.
Abdul Hakim juga mengutip sebuah pepatah dari Amerika yang berbunyi, "Siapa yang mengatakan sesuatu sangat baik, maka panjang umurnya." Dengan kalimat ini, ia ingin mengajak para peserta untuk selalu berpikir positif dan melihat setiap kesempatan pelatihan sebagai investasi berharga bagi masa depan pendidikan.
Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PT Agincourt Resources, Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Sumatera Utara, serta Kementerian Agama Tapanuli Selatan yang telah menginisiasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia industri, dan lembaga pendidikan sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas.
Selama empat hari pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi yang relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini. Mulai dari kepemimpinan yang adaptif, manajemen sekolah berbasis digital, hingga strategi meningkatkan kualitas pembelajaran di era modern. Para narasumber yang dihadirkan merupakan pakar di bidangnya, sehingga peserta benar-benar mendapatkan wawasan yang aplikatif.
Di akhir penyampaiannya, Abdul Hakim berharap agar ilmu yang telah didapat tidak hanya menjadi teori, tetapi bisa diterapkan secara nyata di masing-masing sekolah. "Semoga kita semua bisa mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kita," katanya dengan penuh harapan.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, para kepala sekolah diharapkan mampu menjadi pemimpin yang lebih inovatif dan inspiratif dalam mengelola sekolah masing-masing. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung kemajuan dunia pendidikan di Tapanuli Selatan.(PS/BERMAWI)