POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tapanuli Selatan, Taufik Hidayat, S.E, M.M, turut serta dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diselenggarakan oleh Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Rapat ini dilaksanakan secara daring pada Senin, 10 Maret 2025, dan membahas persiapan serta kesiapan penyelenggaraan pemilihan ulang kepala daerah tahun 2024, sesuai putusan Mahkamah Konstitusi.
Dalam forum tersebut, berbagai pihak menyampaikan laporan dan pandangan terkait tahapan teknis serta pengawasan pemilihan ulang yang harus dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Ketua Bawaslu Tapanuli Selatan, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan tugas pengawasan secara optimal untuk memastikan pemilihan ulang berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi yang berintegritas.
"Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam mengawasi jalannya pemilihan, Bawaslu berkomitmen untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang dapat mencederai proses demokrasi. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujar Taufik Hidayat.
Selain itu, dalam rapat tersebut dibahas pula tantangan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan pemilihan ulang, termasuk aspek logistik, sosialisasi kepada masyarakat, serta potensi sengketa yang harus diantisipasi. Bawaslu di berbagai daerah, termasuk Tapanuli Selatan, diinstruksikan untuk meningkatkan koordinasi dengan stakeholder terkait guna mengidentifikasi potensi masalah dan mencari solusi terbaik.
Keputusan Mahkamah Konstitusi yang mengamanatkan pemilihan ulang di beberapa daerah menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara pemilu. Oleh karena itu, DPR RI melalui Komisi II menekankan pentingnya sinergi antarlembaga agar seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan adil. Dalam kesempatan tersebut, Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP juga menyampaikan kesiapan masing-masing dalam menghadapi agenda politik ini.
Di sisi lain, partisipasi masyarakat dalam pengawasan juga menjadi perhatian utama. Bawaslu mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam mengawal jalannya pemilihan ulang guna memastikan tidak ada praktik yang mencederai demokrasi. Kampanye #AyoAwasiBersama dan #BawasluMengawasi terus digaungkan sebagai bentuk ajakan kepada publik agar turut serta dalam menjaga transparansi pemilu.
Dengan adanya persiapan matang dan pengawasan ketat, diharapkan pemilihan ulang kepala daerah tahun 2024 dapat berlangsung dengan jujur, adil, dan demokratis. Bawaslu Tapanuli Selatan berkomitmen untuk menjalankan perannya dengan profesional demi menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Indonesia.(PS/BERMAWI)