POSKOTASUMATERA. COM - KAMPAR UTARA - Dalam kegiatan halal bihalal persukuan bendang suboghang ayitiyi salah satu mempererat tali persaudaraan dan silaturrahim dari datuk persukuan bendang yang di dahulukan selangkah dengan kemenakan serta lembago bendang untuk keakraban kekeluagaan, yang di laksanakan di rumah ibunda datuk mentai lobio senen 07/4/225.
Pembacaan ayat suci Alqu, an salah satu awal dari acara ini yang di bacakan oleh ustad Yunus semoga dalam pembacaan ayat ini akan mendapat keberkahan hidup juga lancar dan sukses.
Selanjutnya laporan panitia pelaksanaan suku bendang suboghang ayitiyi dalam halal bihalal disampaikan M. Rido S. Kom, terlaksana acara ini untuk menciptakan dan memperatkan tali persaudaraan antara datuok persukuan bendang dengan kemenakan serta saling kenal- mengenal dan bisa merajut persaudaraannya, tegas rido.
Acara ini langsung di hadiri Muslim Ya,kub sebagai datuok paduko majo dari ranah,Suherdi S.sy mentai lobio dari tanjung, Nurman sebagai datuok kotik dubalang sati dari tanjung belit, Darussalam sebagai datuok mojo sati dari nago balio serta M Yusuf datuok gindo sumajo dari sawah serta datuok milano, ambang lelo. Datuok ompek
Selain itu kegiatan halal bihalal persukuan bendang hadir kepala desa sawah Edi Wiranata serta jajarannya dan semua lembago,anak kemenakan persukuan bendang,dengan adanya kegiatan ini salah satu langkah awal di tahun 2025,bertepatan 1446 H, semoga dengan acara ini akan terus di laksanakan dan menjadi continiu pertahun diadakan,dan di harapkan kepada masyarakat untuk menjunjung filsafah tali tigo bapilin atau tigo tungku sejoangan, tegas edi.
Datuok dubalang sati menyampaikan bahwa menggali kayu yang terandam selama 22 tahun,untuk itu terus di bangkitkan, datuok mentai lobio dalam arahan nyo tetap komitmen mempererat silaturrahim datuok persukuan bendang dengan kemenakan.
Dilanjut datuok paduko majo memberi arahan untuk motivasi kemenakan untuk saling mengenal, terjaga kearifan lokal, adat istiadat serta bertatap muka langsung juga setiap permasahan anak kemenakan jangan sekali- kali langsung ke pihak berwajib namun di selesaikan kan dulu sama datuok persukuan, ndak ado kusuik nan ndak salosai, ndak pulo ado kowuo nan ndak kan jonio, ucapnya.
Kemudian tausiah dari ustad H. Khairul Ishak merupakan kemanakan bendang untuk memberi nasehat untuk menyinari dan menerangi bathin bagi persukuan bendang yang hadir dalam halal bihalal ini.
Saat memberi tausiah ustad khairul Ishak sangat antusias bagi kemenakan serta lembago persukuan bendang mendengar dan menyimak,supaya segala tausiah yang di sampaikan ustad dapat menjadi pedoman hidup serta memberi motivasi dalam kehidupan untuk menerangi bathin kita.
Acara ini di akhiri dengan makan bersama dan sesi foto bersama datuok persukuan dengan kemenakan serta lembago, selama kegiatan berlangsung sampai akhir acara tetap lancar,aman dan sukses. (PS/NURMAN)